Beberapa hari ini disibukkan dengan ngotak ngatik web server untuk salah satu perusahaan dimana sering terjadi gangguan pada saat mengakses server dengan FTP baik dari terminal maupun dari FTP client seperti WinSCP ataupun Filezilla.

Untuk mengupload file ke server sebenarnya lebih enakan dengan filezilla atau winscp atau aplikasi ftp client lainnya, namu demi keamanan lebih baik langsung dengan Putty SSH, yang saya dengar sih begitu, tapi saya tidak percaya. 😃😃

putty ssh pscp
image by putty.org

Mengupload file dengan putty sebenarnya sangat merepotkan dan membuang waktu dimana ada aplikasi FTP client yang dapat memudahkan kita untuk upload file ke server, seperti FileZilla. Tapi bisa jadi sebagai alternatif untuk upload file ke server menggunakan SSH jika kamu sebagai admin hanya diberi akses bukan root, jika kamu punya akses root lebih baik pakai FTP client.

Lalu bagaimana caranya untuk mengupload file lewat Putty SSH dan PSCP? Berikut ulasannya.

Cara Upload File ke Server Linux dengan SSH

  • Download terlebih dahulu file Putty dan PSCP. (Untuk putty dan pscp tidak perlu diinstall karena program ini bersifat shell/comman prompt).
  • Setelah kedua file di download, letakkan keduanya di folder C:Program FilesPutty , sebenarnya bisa diletakkan dimana saja sesuai selera kamu, lebih baik di direktori yang mudah di jangkau dan diingat.
  • Kemudian tambahkan path putty ke environment variable dengan command di bawah ini. (path : direktori tempat menyimpan file putty dan pscp) 
     set PATH=C:pathtoputtydirectory;%PATH%
  • Untuk mengecek apakah setting environment berhasil atau tidak bisa di cek dengan menggunakan command C:>pscp di command prompt, jika hasilnya seperti berikut artinya berhasil.
    C:>pscp
    PuTTY Secure Copy client
    Release 0.68
    Usage: pscp [options] [user@]host:source target
           pscp [options] source [source...] [user@]host:target
           pscp [options] -ls [user@]host:filespec
    Options:
      -V        print version information and exit
      -pgpfp    print PGP key fingerprints and exit
      -p        preserve file attributes
      -q        quiet, don't show statistics
      -r        copy directories recursively
      -v        show verbose messages
      -load sessname  Load settings from saved session
      -P port   connect to specified port
      -l user   connect with specified username
      -pw passw login with specified password
      -1 -2     force use of particular SSH protocol version
      -4 -6     force use of IPv4 or IPv6
      -C        enable compression
      -i key    private key file for user authentication
      -noagent  disable use of Pageant
      -agent    enable use of Pageant
      -hostkey aa:bb:cc:...
                manually specify a host key (may be repeated)
      -batch    disable all interactive prompts
      -proxycmd command
                use 'command' as local proxy
      -unsafe   allow server-side wildcards (DANGEROUS)
      -sftp     force use of SFTP protocol
      -scp      force use of SCP protocol
      -sshlog file
      -sshrawlog file
                log protocol details to a file
  • Untuk mengupload file gunakan perintah berikut:
    pscp PATH-FILE-CLIENT username@server:/DIREKTORI-TUJUAN

    Contoh dari Windows:

    pscp C:namadokumen.doc username@server:/opt/

    Contoh dari Linux:

    pscp /home/namadokumen.doc username@server:/opt/
  • Selesai
Jika mengupload mengharuskan akses root, coba kamu upload file terlebih dahulu ke direktori yang tidak perlu menggunakan akses root seperti /home/ kemudian login ke server dan pindahkan file yang diupload ke home tadi ke direktori tujuan yang mengharuskan akses root, untuk contohnya bisa kamu lihat command di bawah.
pscp C:namadokumen.doc username@server:/home/
ssh username@server
 $ sudo mv /home/namadokumen.doc /folder/tujuan/yang/harus/pake/root 
# KAMU JUGA BISA MERUBAH OWNER dengan command berikut:
# sudo chown -R user:user folder/namafile
Solusi yang lainnya kamu bisa merubah permission dari direktori yang akan kamu tuju agar tidak perlu menggunakan akses root, namun demi keamanan biasanya direktori yang sensitif mengharuskan menggunakan akses root.
avatar
  Subscribe  
Notifikasi